CLICK HERE FOR FREE BLOGGER TEMPLATES, LINK BUTTONS AND MORE! »

THE SECRET OF NATHALEGAVIA

This is a story written by Stephanie Alvina, Keke Angela, Elena Kertorahardjo and Calvina Tjhai.
Sorry but this story is written in Bahasa Indonesia.


Episode 1
THE SECRET OF THE NATHALEGAVIA: A TALE OF ALEGNA

Pada suatu hari di Desa Alegna, ada seorang tukang kayu yang sangat rajin bekerja dan baik hati. Suatu hari sang istri jatuh sakit, meninggal dunia dan meninggalkan 2 orang anak remaja, Nadte dan Nelea. Sang istri yang telah meninggal ternyata mempunyai banyak hutang. Suaminya yg hanya seorang tukang kayu yang miskin tidak dapat membayarnya. Kehidupannya menjadi sangat susah & menderita. Ia kehilangan rumahnya dan tinggal merana di jalanan. Lalu suatu hari ia mendengar percakapan tentang Permata Amad, bahwa barang siapa meminta permohonan pada Permata Amad itu akan di kabulkan. 

Ia pun pergi untuk mencari permata terlarang itu. Ia meninggalkan Nadte dan Nelea di desa dan memulai perjalannya. Setelah beberapa hari perjalanan, ia pun akhirnya menemukan permata tersebut. Ia meminta sebuah permohonan terlarang dan menjadi bandit yang sangat kejam dan jahat. Ia menginginkan desa tersebut jatuh ke tangannya. 

Namun desa dimana sang bandit tersebut tinggal, di jaga oleh seorang peri hutan, Anvilac. Anvilac adalah generasi ke tujuh dari pemimpin desa tersebut yang di karuniai kekuatan magis. Anvilac sangat khawatir karena kekuatannya mulai berkurang dan akan permohonan terlarang sang tukang kayu. Lalu, ia pun menemukan seorang anak dan menakdirkannya untuk menjadi penurusnya. Vesten yang masih muda mempunyai kekasih yang sangat cantik, Gecra. Gecra merupakan bunga desa. Semua perjaka menyukainya termasuk Nadte, anak sang bandit.

Nadte ingin membuat Gecra menjadi kekasihnya, namun Gecra menyukai Vesten. Karena cemburu, ia pun menculik Gecra dan hendak menjebak Vesten. 
Vesten sadar bahwa Gecra diculik karena dirinya, ia pun menghampiri Nadte. Sesampainya di perkemahan bandit, di lihatnya bahwa Gecra tidak ada, para bandit memberitahukan Vesten bahwa Gecra telah mereka bunuh. Dengan sangat marah, ia membunuh semua bandit yang ada di perkemahan bandit, termasuk Nadte. 

Sang kepala bandit sangat murka, ia pun merencanakan untuk membinasakan Vesten, The Graceful Tamer from North. Dua tahun kemudian, Vesten bertemu Nelea secara tidak sengaja. Vesten yang kagum akan kecantikan Nelea pun jatuh cinta kepadanya, hal itu pun memancing sang kepala bandit, ia pun memaksa Nelea untuk mendekati Vesten agar dapat membalas dendam atas kematian Nadte. Nelea sebenarnya tidak mau menurut, karena walau Nelea tinggal bersama ayahnya yang sangat kejam dan jahat, namun Nelea tetaplah gadis biasa yang baik dan hatinya lembut. Tetapi karena ia takut maka di dekatilah Vesten, namun setelah beberapa pertemuan ternyata Nelea jatuh cinta kepada Vesten dan sebaliknya. Mereka pun menjadi sepasang kekasih. Lalu pada suatu hari Vesten baru mengetahui bahwa sebenarnya Nelea adalah anak sang kepala bandit. Ia yang telah mencintai Nelea, akhirnya menjauh dari kehidupan Nelea dan menghilang.

Nelea sudah terlanjur mencintai Vesten, ia menutup-nutupi kepergian Vesten dari ayahnya. Tapi sayang sang kepala bandit menyadarinya dan bertujuan untuk menbunuh Vesten dan seluruh penduduk di desa, dan menguasai desa tersebut. Nelea yang mengetahui hal tersebut sangat takut. Ia pun kabur dan pergi ke hutan tempat Vesten dan Anvilac. Ia menceritakan semua yang di rencanakan ayahnya. Nelea meminta Anvilac untuk merubah ayahnya menjadi seperti dulu lagi. Namun kekuatan Anvilac tidak cukup. Lalu Anvilac teringat akan legenda desa Alegna. Bahwa di sebelah utara Gunung Aceilic terdapat gua bernama Gua Sphienate. Di dalam nya terdapat sekuntum Bunga Alegna. Barang siapa yang pertama kali menyentuh Bunga Alegna, maka orang itu mendapatkan 1 buah permohonan, tetapi memori yg paling penting orang tersebut akan hilang. 

Nelea dan Vesten pun pergi untuk mencari bunga itu, mereka terus berjalan mencari Gunung Aceilic dengan peta. Namun sesampainya mereka di lokasi, mereka tidak menemukan adanya sebuah gunung. Mereka terus berjalan, tetapi gunung tersebut tidak terlihat. Padahal Gunung Aceilic tampak jelas dari desa. Lalu mereka menemukan sebuah danau, mereka yang sudah 1 minggu berjalan pun melepas lelah. Namun tiba-tiba air danau itu terlihat seperti bayangan sebuah gunung. Lalu munculah sosok wanita. Nama wanita tersebut adalah Aceilic. Aceilic adalah tetua dari Anvilac. Ia adalah generasi ke empat dari pemimpin desa Alegna. Ia mefatamorganakan keadaan sehingga tidak semua orang dapat menemukan dirinya. Ia bertugas menjaga Alegna yang sebenarnya merupakan pemimpin generasi pertama dari desa Alegna. Aceilic pun memberitahukan Nelea dan Vesten arah menuju Gua Sphienate. Aceilic percaya kepada mereka karena Vesten merupakan penerus Anvilac.

Seperti Aceilic, Sphienate bukanlah gua, ia adalah generasi kedua dari pemimpin desa Alegna. Sphienate merupakan teman dekat Alegna, ia selalu melindungi dan menjaga Alegna bahkan dari ancaman Navia sekalipun. Oleh sebab itu ia di wujudkan sebagai gua yang kokoh. Sphienate mempunyai sifat yang pesimis dan posesif. Dia tidak akan membiarkan siapapun mendekati Alegna.

Nelea dan Vesten pun mencoba menjelas kan tentang apa yang terjadi, mereka tidak menyerah walau Sphienate tetap bersih keras melarang mereka. Pada akhirnya Sphienate menantang Vesten untuk bertarung. Namun dalam hati Nelea, ia sangat khawatir, bukan karena ia takut akan Sphienate, tetapi ia takut bahwa jika ia memohon kepada bunga Alegna maka ia akan lupa memori tentang Vesten. Pertarungan Vesten dan Sphienate berlangsung sengit. Namun kemampuan Sphienate dalam bertarung jauh lebih unggul dari Vesten. Tiba-tiba saat pertarungan berlangsung Vesten lengah dan terjatuh. Saat itu sphienate hendak membunuh Vesten dengan pedangnya, tetapi Nelea menghalanginya. Melihat ketulusan dan kegigihan mereka, Sphienate pun menyerah. Ia akhirnya membiarkan mereka bertemu Alegna.

Setelah mengantar Vesten dan Nelea, Sphienate pun menghilang. Tiba-tiba bunga Alegna berubah wujud menjadi sesosok wanita yang sangat cantik jelita. Lalu tiba-tiba ayah Nelea muncul, ia ternyata telah mengikuti Nelea dan Vesten sepanjang perjalanan. Sang kepala bandit ingin membunuh Vesten, tetapi Nelea menghalanginya. Secara tak sengaja sang kepala bandit menikam lambung anaknya sendiri. Nelea pun jatuh ke pelukan Vesten dan tak lama pun Nelea meninggal dunia. Vesten dengan ceroboh meminta agar Alegna menghidupkan Nelea kembali tanpa mempedulikan sang kepala bandit. Nelea pun hidup kembali namun sayang Vesten telah pergi dan semua ingatannya akan Nelea telah hilang. Melihat hal tersebut sang kepala bandit pun tersentuh akan cinta sejati Vesten dan Nelea. Ia pun berubah menjadi baik kembali, ia sadar bahwa ia terlalu manja dan egois. Ia tidak mau kehilangan orang yang ia sayangi untuk ke sekian kalinya. Pada akhirnya Desa Alegna kembali hidup dengan damai dan tentram.

To be continued.